RSS

Monthly Archives: December 2009

Pengaruh Internet di kehidupan sehari-hari

Pengaruh Internet di kehidupan sehari-hari

Di jaman serba canggih sekarang ini, siapa yang tidak tahu “internet”??
Internet telah mewabah ke milyaran orang di seluruh dunia. Dari sekedar cuma tahu, pernah menggunakan, atau bahkan menjadi pecandu, internet telah menjadi kebutuhan sehari-hari dan memiliki jumlah pengguna yang terus meningkat setiap harinya. Tidak terkecuali di Indonesia. Menurut http://www.internetworldstats.com jumlah pengguna internet di Indonesia tahun 2009 adalah sekitar 240,271,522 orang dan persentasi kenaikkannya sebesar 1,150.0 %. Berdasarkan kategori usia, kebanyakan (63 persen) pengguna internet berasal dari kalangan usia 18-23 tahun. Dan sebagian besar dilakukan oleh perempuan.

Internet merupakan jaringan komputer global yang diakses dengan bantuan modem Internet termasuk situs web, e-mail, kelompok berita, dan forum lainnya. Ini merupakan jaringan publikyang menggunakan Internet Protocol (IP) sebagai standar komunikasi, untuk memudahkan komunikasi antara individu dan organisasi. Pada awalnya internet diciptakan untuk membuat jaringan antar computer dalam proyek Departemen Pertahanan AS. Tetapi seiring berjalannya waktu, internet pun mulai dikomersilkan dan digunakan oleh banyak orang untuk berbagai tujuan.

Sadar atau tidak, internet telah memberikan banyak pengaruh ke dalam kehidupan manusia, baik pengaruh positif maupun negatif. Pengaruh positif internet dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
1. Membantu pekerjaan manusia menjadi lebih cepat dan efisien.
2. Sebagai sarana komunikasi yang mudah dan cepat.
3. Sebagai sumber informasi dan sarana interaksi yang luas tanpa batasan ruang dan waktu.
4. Sebagai sarana bermain dan hiburan.

Di samping itu, internet juga memiliki banyak pengaruh negatif di antaranya:
1. Dapat menyebabkan kecanduan (Internet Addiction Disorder).
2. Merusak moral para remaja pada umumnya dengan adanya situs-situs porno yang banyak beredar di internet dan mudah diakses.
3. Menimbulkan tindak kejahatan modus baru lewat internet (Cybercrime).

Karena mudahnya penggunaan Internet serta banyaknya dampak buruk yang mengancam, kita perlu bergsiaga menghadapinya. Hal-hal yang perlu dilakukan antara lain: pemberitahuan sejak dini tentang bahaya penggunaan internet, serta pengawasan yang ketat terhadap anak-anak. yang paling penting kita harus menyadari bahwa teknologi memang sangat membantu kehidupan manusia tapi jangan sampai kebablasan.

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on December 26, 2009 in Artikel

 

Jakarta, ibukota atau neraka?

jakartamiskin

Jumlah penduduk DKI Jakarta menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil adalah sekitar 8.513.385 jiwa. Jumlah itu bukanlah jumlah yang kecil untuk kota yang memiliki luas hanya sekitar 740 km². Bahkan jumlah itu akan meningkat lagi setiap tahunnya. Hal ini disebabkan oleh pembangunan nasional Indonesia yang tidak merata sehingga banyak memacu orang dari daerah pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Jakarta merupakan ibukota negara yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan yang disamping itu juga berfungsi sebagai pusat bisnis, perdagangan, industri, kebudayaan, dan pariwisata. Tidak heran kalau banyak orang senang untuk datang dan tinggal di Jakarta. Dan semakin tahun Jakarta selalu bertambah ramai dengan orang-orang yang beraneka ragam. Pertumbuhan penduduk Jakata dapat dikatakan sangat cepat. Jumlah penduduk DKI Jakarta terus bertambah sepanjang tahun 1961-2000. Pada tahun 1961, jumlah penduduk DKI Jakarta baru mencapai 2,91 juta jiwa. Kemudian pada tahun 1971 menjadi 4,55 juta jiwa, tahun 1980 menjadi 6,48 juta jiwa, tahun 1990 bertambah lagi menjadi 8,23 juta jiwa dan akhir tahun 2000 diperkirakan mencapai 9,72 juta jiwa.

Sayangnya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat ini tidak diantisipasi dengan baik oleh pemerintah. Jakarta tidak memiliki penataan kota yang baik dan infrastruktur kota yang belum memadai. Akibatnya Jakarta menjadi sumpek dan tidak teratur sehingga menimbulkan banyak permasalahan bagi penduduknya, seperti:
1. Tidak teraturnya perlalulintasan di Jakarta yang sering menyebabkan kemacetan lalu lintas, kecelakaan, dll.
2. Banyak penyakit yang menyerang penduduk Jakarta akibat kualitas udara dan air yang tidak bersih.
3. Banyak terjadi bencana akibat penataan kota yang tidak baik seperti banjir.
4. Penurunan moral manusia di Jakarta yang menyebabkan tingginya tindak kejahatan dan kriminalitas di Jakarta.

Masalah-masalah seperti ini harus diatasi secepatnya. Karena kalau tidak, Jakarta beberapa tahun ke depan akan menjadi benar-benar seperti neraka akibat tidak adanya lagi nilai-nilai kehidupan yang baik di Jakarta. Beberapa hal mungkin perlu dipertimbangkan oleh pemeintah untuk mengatasi kepadatan penduduk di Jakarta, di antaranya:
1. Memindahkan ibukota ke daerah lain di Indonesia yang masih sepi penduduknya.
2. Memperbaiki struktur dan infrastruktur yang ada di Jakarta terutama yang berkaitan dengan masyarakat umum seperti penyediaan sumber air bersih, membuat kanal anti banjir, dll.
3. Membatasi pendatang baru dengan cara merazia KTP agar dapat mengurangi penduduk di Jakarta.
4. Aktif melihat perkembangan ibukota-ibukota di negara lain untuk dijadikan bahan survey pembangunan di Jakarta.

Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Sosial Dasar, Universitas Gunadarma.

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2009 in Artikel

 

Vehicle Tracking System

Vehicle tracking system atau sistem pelacakan kendaraan bukanlah barang baru di Indonesia. Teknologi ini sudah hadir di Indonesia sejak 10 tahun yang lalu. Hanya saja dulu teknologi ini belum populer karena masih banyak orang yang belum membutuhkannya. Mungkin beberapa dari anda sudah pernah mendengar tentang vehicle tracking atau menggunakannya. Atau bahkan mungkin tidak tahu sama sekali tentang teknologi ini. Untuk itu tidak ada salahnya anda membaca artikel saya di bawah ini, yang paling tidak akan sedikit menambah wawasan anda.

1. Apakah yang dimaksud dengan Vehicle Tracking System?

gps

Sistem pelacakan kendaraan (bahasa Inggris: vehicle tracking system) adalah rangkaian sistem yang dipasang pada kendaraan agar dapat dilacak oleh pemilik kendaraan atau pihak ketiga lainnya. Sistem pelacakan kendaraan modern umumnya menggunakan global positioning system (GPS) untuk menentukan lokasi kendaraan.

GPS sendiri adalah sistem navigasi satelit yang mengirimkan datanya melalui sinyal gelombang mikro.

Vehicle tracking system terdiri dari beberapa bagian yaitu hardware dan software.

Hardware (perangkat keras) terdiri dari:
Storage Device, merupakan komponen utama yang berisikan komponen-komponen elektronik seperti card, socket, simcard holder, dll.
– Antenna, terdiri dari 2 antenna yaitu antenna GPS untuk menerima data dari satelit dan antenna GSM untuk menerima dan mengirim data melalui jaringan GSM.
– Kabel Power, merupakan kabel yang menghubungkan device dengan kendaraan.
Panic Button, merupakan tombol yang dapat digunakan untuk keadaan darurat/berbahaya.

Software (perangkat lunak) terdiri dari:
Map, merupakan peta untuk menampilkan lokasi kendaraan berada.
Geofencing, adalah pembatasan zona/wilayah kerja suatu kendaraan.
Fleet Management, merupakan sistem manajemen armada yang mencakup data armada, data pengendara, kelayakan operasional, dll.

2. Bagaimana cara kerja Vehicle Tracking System?

Cara kerja sistem ini adalah sebagai berikut:

cara kerja gps

• 1.GPS Tracking Device menerima sinyal GPS dari beberapa satelit GPS.

• 2.Berdasarkan sinyal-sinyal tersebut, GPS Tracking menghitung posisinya.

• 3.GPS Tracking mengirim data posisinya tersebut serta secara online ke Tracking Server Tracking System melalui jaringan GSM.

• 4.Pemakai dapat menggunakan web browser untuk melakukan pelacakan dan pemantauan kendaraan yg akan ditampilkan pada peta digital melalui jaringan internet.

3. Apa saja kegunaan dari Vehicle Tracking System?

Sesuai namanya, fungsi utama alat ini adalah untuk melacak posisi kendaraan. Kita dapat melihat posisi kendaraan dimanapun dan kapanpun. Tetapi di samping itu Vehicle Tracking juga mempunyai fungsi lain seperti untuk manajemen armada. Vehicle tracking dapat membantu para manajer armada menjadi lebih mudah dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan armada mereka. Hal lain yang tidak kalah penting adalah menghindari curi pakai kendaraan, ataupun penggunaan jalur/trayek yang tidak seharusnya, yaitu jalur yang dilarang oleh manajer armada karena berbagai alasan.

sumber: http://www.wikipedia.org

 
Leave a comment

Posted by on December 14, 2009 in Artikel